Monday, April 9, 2012

Herpes Simpleks, Biang Kerok Sariawan Yang Membandel

Herpes Simpleks, Biang Kerok Sariawan Yang Membandel.
MENURUT Drg. lndriasti I Wardhany, Sp. PM, dari Departemen Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, yang di maksud dengan infeksi herpes simpleks adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Terdapat 80 jenis virus herpes dan delapan diantaranya dapat menyebabkan infeksi pada manusia,virus herpes simpleks adalah salah satunya.
Dokter yang ahli di bidang penyakit mulut ini menjelaskan bahwa sebenarnya virus herpes simpleks itu terdiri dari dua macam, yaitu virus herpes simpleks tipe I (HSV I) yang sering menyerang daerah mulut dan virus herpes simpleks tipe II (HSV ll) atau Herpes Genital yang biasa menyeranq daerah kemaluan. Tapi tidak menutup kemungkinan Herpes tipe II dapat ditemukan di mulut saat karena adanya kontak orogenital (kontak mulut dan kelamin). Seiring zaman yang kian terbuka ini kejadian ditemukannya Herpes tipe ll ini di mulut semakin meningkat. Begitu juga sebaliknya,HSV| yang seharusnya ada di rnulut dapat juga ditemukan di daerah genital. Angka kejadian Herpes Simpleks cukup sering terjadi di rnasyarakat.
Infeksi Herpes Simpleks.
Secara urnum infeksi Herpes Simpleks rnelalui 2 tahap yaitu:
Pertama adalah infeksi primer saat tubuh terkena virus herpes simpleks untuk pertama kalinya. Kejadian infeksi primer HSV 1 paling banyak pada usia 2-3 tahun, sedangkan insidens HSV 2 biasanya terjadi pada usia yang telah aktif secara seksual. Terdapat dua kemungkinan saat orang terkena infeksi primer, yaitu bergejala atau tidak timbul gejala. Orang dengan tipe - tipe primer yang tidak bergejala jarang datang berobat karena memang dia tidak merasakan apa - apa meskipun virus telah memasuki tubuhnya.
Infeksi primer terjadi saat virus pertama kali masuk ke dalam kulit atau mukosa, infeksi ini dapat menyebabkan timbulnya gejala prodromal dan sariawan yang terjadi khas pada gusi yang dinamakan primary herpetic gingivostomatitis. Namun infeksi primer ini dapat tidak bergejala sama sekali. Primary herpetic gingivostomatitis biasa nya terjadi pada anak—anak dalam bentuk ulser yang sangat sakit terutama pada gusi,wa|aupun dapat terjadi juga pada bagian lain dari mulut. Biasanya anak menjadi rewel dan tidak rnau makan.
Setelah seseorang terpapar virus ini, virus akan bergerak ke ujung syaraf yang disebut ujung ganglion dorsal. Di syaraf ini, virus akan bereproduksi Iagi dan tidak menimbulkan gejala, ia menjadi tidak aktif sarnpai ada faktor predisposisi / faktor pencetus yang rnembuatnya aktif kembali. Periode ini disebut periode laten.

Kedua adalah infeksi rekuren, yaitu infeksi berikutnya karena virus herpes simpleks yang bersembunyi di dalam tubuh menjadi aktif kembali. Infeksi rekuren ini umumnya menimbulkan gejala.
Bila terjadi suatu kondisi tertentu seperti stress, paparan sinar matahari yang berlebihan, menurunnya sistem kekebalan tubuh, kelelahan, atau perubahan hormon, virus akan menjadi aktif kembali dan berepifkasi sehingga menimbufkan gejala klinis yaitu gejala prodromal dan sariawan yang diawali dengan lentingan. Fase ini disebut fase rekurensi. Setelah fase rekurensi, maka virus akan kembali laten di ujung syaraf hingga ada faktor yang mencetuskannya aktif kembali. Gambaran kiinis dari fase rekuren ini adalah recurrent intro oral herpes (terjadi di dalam mulut) dan recurrent herpes labialis (terjadi di bibir luar).
 
Penularan Herpes Simpleks.
Hampir lebih dari separuh populasi sudah pernah terpapar virus herpes, namun tidak semuanya menimbulkan gejala. Penularan virus itu sendiri adalah secara langsung melalui kontak lukanya langsung atau melalui cairan tubuh seperti air Iiur. Seperti virus Iainnya virus herpes ini tidak dapat ditularkan melalui alat atau benda seperti sikat gigi. Masa inkubasi infeksi ini pada umumnya 5-7 hari namun dapat bervariasi dengan rentang 2-12 hari.

Gejala Herpes Simpleks.
Drg. Indriasti menjelaskan bahwa pada herpes simpleks primer yang menimbulkan gejala, dapat dijumpai gambaran primary herpes simplex stomatitis, yaitu ada ulser atau semacam sariawan di gusi dan juga di tempat Iain, biasanya jurnlahnya banyak. Sariawan ini biasanya didahului dengan munculnya lenting - lenting berair di dalam mulut. Tempat paling sering terjadi ulser/sariwan pada herpes simpleks adalah langit - langit mulut bagian depan, lidah bagian atas dan gusi.
Seluruh infeksi virus sebenarnya merupakan self Limiting disease sehingga sebenarnya sariawan ini dapat sembuh sendiri dalam 7-10 hari meskipun tidak diobati dan tidak menimbulkan bekas. Herpes Simpleks ini sering membuat anak menjadi rewel, tidak mau makan, dan kondisi tubuhnya menjadi lemah. Keadaan ini yang sering membuat pasien datang ke dokter untuk berobat. Pada kasus-kasus tertentu membutuhkan perawatan yang lebih intensif sampai rawat inap seperti keadaan umum yang berat karena kondisi tubuh yang sangat lemah akibat tidak bisa makan.

Sekali terkena virus herpes simp|eks,virus itu akan terus ada pada tubuh dan bersifat laten yang tidak aktif.Virus tersebut akan me-njadi aktif jika terpapar faktor pemicu. Faktor pemicu yang dapat menyebabkan virus aktif kembali adalah paparan sinar matahari (herpes pada bibir), stres fisik maupun psikologis, gangguan hormonal seperti saat akan menstruasi,dan beberapa kondisiyang menyebabkan imunitas tubuh turun yaitu pada HIV dan anemia.Virus yang aktif kembali dapat menyebabkan (1) ulser atau sariawan di dalam mulut, atau (2) herpes Iabialis rekuren yaitu timbul Ienting-lenting pada daerah bibir yang kemudian pecah menjadi ulser dan tidak mengenai bagian dalarn mulut.
Lebih Ianjut, Drg. lndriasti menjelaskan bahwa semua penyakit Herpes didahului dengan gejala awal selama 1-2 hari yaitu de-mam dan nyeri otot. Kemudian timbul Ienting-Ienting dengan ukuran 1-2 mm, berwarna bening dan berisi cairan, berkelompok atau sendiri-sendiri. Lenting - lenting ini mudah sekali pecah terutama bila terjadi di dalam mulut sehingga yang sering ditemukan adalah ulser atau sariawan yang banyak yang terasa sakit.Sedangkan Ienting-lenting pada daerah bibir biasanya masih dapat ditemui.

Awas bukan sariawan biasa!
Masyarakat seringkali mengeluh mernpunyai sariawan berdasarkan rasa sakit di dalam mulut yang dialaminya. Padahal banyak hal yang dapat rnenyebabkan nyeri, misalnya ulser, pseudomembran (membran palsu),dan luka.Oleh karena itu Drg. Indriasti menyarankan masyarakat untuk memeriksakan diri ke dokter gigi dan penyakit mulut apabila mengalami sariawan untuk dapat dievaluasi lebih lanjut. Herpes Simpleks ini harus dapat dibedakan dengan infeksi virus herpes lainnya, seperti herpes zoster pada daerah mulut dan varicella atau cacar air yang mempunyai gambaran lenting berair yang mudah pecah dan menjadi ulser. Juga harus dapat dibedakan dengan Eritema Multiforme yang berupa ulser sariawan yang disebabkan oleh reaksi alergi dan tidak didahului dengan lentingan maupun demam.

Pengobatan.
Herpes Simpleks sebenarnya termasuk dalam penyakit yang dapat sembuh sendiri (selflimiting desease). Pada fase replikasi yaitu hari pertama sampai ketiga dapat diberikan antiviral seperti asiklovir 200-400 mg lima kali sehari selama 5 hari. Fase replikasi juga dapat ditandai dengan munculnya lenting baru meskipun sudah lewat 72 jarn pertama. Setelah fase replikasi selesai, antiviral tidak efektif lagi. Pengobatan yang dapat diberikan adalah pengobatan sesuai gejala, misalnya penanganan pada ulser yang ditujukan untuk mencegah infeksi sekunder dan mempercepat penyembuhan, serta peningkatan daya tahan tubuh dengan memberikan multivitamin atau imunomodulator serta antiseptik topikal seperti obat kumur yang mengandung chlorhexidine 0,2%. Demam yang terjadi pada kasus ini dapat diatasi dengan pemberian antipiretik sedangkan untuk mengatasi rasa sakit saat makan, dapat diberikan obat kumur yang memiliki efek anastesi topikal seperti dyclonine hydrochloride 0,5% atau diphenhydramine hydrochloride 5mg/5ml.

Drg. Indriasti menambahkan dapat diberikan salep antiviral pada kasus herpes pada bibir, tetapi kurang efektif untuk herpes di dalam mulut karena selain tidak bisa menempel biasanya daerah yang terkena pun cukup luas sehingga lebih dipilih antiviral sistemik secara oral atau diminum.
Antibiotik tidak diperlukan pada penanganan herpes simpleks, kecuali pada orang yang benar - benar tidak bisa menjaga kebersihan mulutnya dapat diberikan secara topikal.“Sama sekali tidak diperlukan antibiotik sistemik atau diminum“,  tegasnya. Pemberian kortikosteroid juga merupakan kontra indikasi pada infeksi ini.

Tetap jaga kebersihan mulut Drg. lndriasti menyarankan pasien untuk tetap menjaga kebersihan mulut selama mengalami Herpes Simpleks seperti dengan menggosok gigi 2 kali sehari seperti biasa, serta menggunakan obat kumur seperti yang disarankan dokter gigi dan penyakit mulut. Pemakaian obat kumur tidak boleh sembarangan harus sesuai petunjuk dokter karena jika digunakan secara berlebihan dapat mengganggu flora normal rongga mulut dan dapat menimbulkan infeksi lain seperti turnbuhnya jamur.
Untuk mengurangi rasa sakit Drg. lndriasti menganjurkan untuk menghindari makanan yang berbumbu seperti opor dan rendang, makanan yang pedas dan asam. Makanan yang dimakan dapat berupa makanan lunak atau cair.

Pencegahan.
Pencegahan utama adalah menjaga daya tahan tubuh, makan makanan yang sehat, dan untuk menghindari perilaku seksual yang dapat menyebabkan penularan virus herpes dari genital.

 

9 comments:

  1. tips penyembuhanya bagaimana kok tidak di ulas,mengenai herpes simplex nya dok?

    ReplyDelete
  2. Saya lg terkena nih dok.sudh 4 hari makan .tidur saya trganggu.gusi bengkak smpai dagu.hingga ada sariawan di leher yg sulit tuk mnelan ssuatu mkanan.air pun perih.tolong ulasan jawaban dok.

    ReplyDelete
  3. Saya kena herpes zoster dok apakah bisa sembuh dok?

    ReplyDelete
  4. Saya kena herpes zoster dok apakah bisa sembuh dok?

    ReplyDelete
  5. Blog yang menarik dan informatif sekali

    Klinik Apollo Adalah Rumah Sakit di Jakarta, Dibidang Andrologi dan Ginekologi, terbaik dan Nomor 1 di jakarta memberikan layanan medis prima, dilengkapi alat medis yang modern menyembukan berbagai penyakit kelamin seperti Gonore, Kencing nanah, Sipilis sifilis,Kutil kelamin , Kondiloma akuminata, Kutu kelamin, Keputihan, Ejakulasi Dini.

    Biaya Operasi Kutil Kelamin

    Cara Menyembuhkan Herpes Zoster

    Penyebab Virus herpes Simplek

    Bahaya Herpes pada Ibu Hamil

    ReplyDelete
  6. Herpes mempunyai kesan jangka panjang terhadap kesihatan. Perhatian yang tidak dilampirkan kepada virus ini oleh orang yang tidak mengenalinya adalah tidak masuk akal. Orang mempunyai herpes dalam satu bentuk atau yang lain. Saya ingin memberi nasihat tentang bagaimana saya membuang herpes. Saya membaca ulasan di internet dan saya melihat kesaksian yang disiarkan oleh seorang lelaki yang mendapat sembuh herpes dengan bantuan doktor Sagbo Diba Herbal Medicine. Saya agak gembira apabila saya melihat jawatan itu ubat herbanya adalah tulen. Saya mengambil kenalannya dan saya memanggilnya. Saya menjelaskan kepada beliau keadaan kesihatan saya dan dia meyakinkan saya untuk tidak bimbang bahawa saya akan sembuh. Saya melakukan seperti yang dia bertanya kepada saya, dia kemudian menghantar ubat herbal kepada saya melalui perkhidmatan kurier DHL melalui
    alamat saya. Saya menggunakan ubat herba selama 20 hari dan sekarang saya sembuh selepas saya pergi untuk ujian. Dia berkata dia menyembuhkan apa-apa jenis penyakit maut jadi jika anda mempunyai virus lain yang mengganggu anda, saya akan nasihat anda menghubungi ahli herbal hebat ini sekarang.
    Tulis dia sekarang atau panggil dia dia bersedia untuk membantu anda kerana dia membantu menyembuhkan saya.
    Kenalannya E-mel> drsagbo6088@gmail.com.
    Whatsapp> +2347019642881.

    ReplyDelete
  7. Herpes mempunyai kesan jangka panjang terhadap kesihatan. Perhatian yang tidak dilampirkan kepada virus ini oleh orang yang tidak mengenalinya adalah tidak masuk akal. Orang mempunyai herpes dalam satu bentuk atau yang lain. Saya ingin memberi nasihat tentang bagaimana saya membuang herpes. Saya membaca ulasan di internet dan saya melihat kesaksian yang disiarkan oleh seorang lelaki yang mendapat sembuh herpes dengan bantuan doktor Sagbo Diba Herbal Medicine. Saya agak gembira apabila saya melihat jawatan itu ubat herbanya adalah tulen. Saya mengambil kenalannya dan saya memanggilnya. Saya menjelaskan kepada beliau keadaan kesihatan saya dan dia meyakinkan saya untuk tidak bimbang bahawa saya akan sembuh. Saya melakukan seperti yang dia bertanya kepada saya, dia kemudian menghantar ubat herbal kepada saya melalui perkhidmatan kurier DHL melalui
    alamat saya. Saya menggunakan ubat herba selama 20 hari dan sekarang saya sembuh selepas saya pergi untuk ujian. Dia berkata dia menyembuhkan apa-apa jenis penyakit maut jadi jika anda mempunyai virus lain yang mengganggu anda, saya akan nasihat anda menghubungi ahli herbal hebat ini sekarang.
    Tulis dia sekarang atau panggil dia dia bersedia untuk membantu anda kerana dia membantu menyembuhkan saya.
    Kenalannya E-mel> drsagbo6088@gmail.com.
    Whatsapp> +2347019642881.

    ReplyDelete